Cegukan tidak hanya dialami oleh orang dewasa, bayi pun bisa mengalami cegukan. Ini disebabkan karena mekanisme kontrol untuk refleksnya belum berkembang dengan maksimal.

Diafragma bayi terkadang bisa mengencang secara tiba-tiba dan menutup pita suara di kerongkongan. Kemudian menghasilkan bunyi khas cegukan di bagian atas tenggorokan. Umumnya, cegukan pada bayi baru lahir ataupun balita merupakan sesuatu yang normal dan tidak berbahaya.

Namun, jika sudah mulai mengganggu kenyamanan bayi, sebaiknya Bunda perlu mengatasinya dengan beberapa cara sebagai berikut:

Menepuk Punggung Bayi

Mengatasi cegukan pada bayi baru lahir bisa Bunda lakukan dengan cara menepuk punggung bayi. Caranya, menggendong bayi dengan posisi seperti berdiri, letakkan kepalanya di pundak kemudian tepuk-tepuk punggung bayi secara lembut hingga bersendawa.

Apabila Bunda terus membiasakan cara di atas, maka akan cukup ampuh menghentikan cegukan pada bayi dengan cepat.

Mengganti Posisi Menyusui

Ketika menyusui, sering ada udara yang juga ikut masuk ke mulut bayi. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya cegukan. Salah satu cara mengatasi cegukan ialah dengan mengubah posisi menyusui.

Setelah Bunda memperbaiki posisi menyusui, diharapkan mulut si kecil tidak lagi kemasukan udara bersamaan dengan ASI. Apabila cegukan masih terjadi, hentikan sementara proses menyusui. Karena, ada kemungkinan besar bayi akan tersedak karenanya.

Memastikan Posisi Menyusui Sudah Benar

Bunda, coba cek bagaimana posisi ketika sedang menyusui. Posisi menyusui yang tepat adalah puting beserta areola (bagian kulit berwarna lebih gelap yang melingkari puting) masuk ke mulut bayi. Sedangkan, perut bayi berhadapan langsung dengan perut Bunda.

Baca Juga  3 Tips Mudah Memilih Supplier ATK untuk Kebutuhan Kantor

Posisi seperti itu bisa membantu bayi menerima ASI secara baik. Sehingga, cegukan tidak akan terjadi pada bayi.

Gunakan Dot

Cegukan yang terjadi pada bayi tidak selalu dialami ketika menyusui. Ketika bayi tiba-tiba cegukan, berikan dot untuk dia isap. Cara ini akan membantu mengendurkan diafragma dan bisa membantu menghentikan serangan cegukan.

Berikan Makanan Sedikit Demi Sedikit

Apabila si kecil sudah mulai mengonsumsi makanan pendamping ASI, Bunda bisa menghindari cegukan dengan memberikan makanan sedikit demi sedikit dan secara perlahan.

Dengan cara ini, bayi tidak akan terburu-buru ketika harus menelan makanannya. Begitu pun saat menyusui bayi, berhenti sejenak untuk membantu bayi bersendawa agar menghilangkan kelebihan gas.

Demikianlah cara mengatasi cegukan pada bayi yang bisa Bunda coba apabila si kecil mulai cegukan. Selain itu, penuhi kebutuhan si kecil dengan memberikan popok terbaik dari Merries. Lapisan anti bakterinya membuat kulit bayi akan tetap terjaga kesehatannya. Informasi selengkapnya bisa Bunda cari tahu melalui merries.co.id. Semoga bermanfaat!

Bagikan: