Cerpen adalah karya sastra yang berbentuk tulisan tentang cerita fiksi yang dikemas secara pendek, jelas dan ringkas. Biasanya, cerpen atau cerita pendek hanya mengisahkan cerita singkat tentang permasalahan yang dialami oleh tokoh atau pemeran di dalamnya.

Permasalahan yang diceritakan pada cerpen umumnya memang tidak terlalu rumit, sehingga jumlah kata pada cerpen terkadang dibatasi. Cerpen memiliki bermacam genre seperti percintaan, jenaka dan lain-lain. Dalam sebuah cerpen, juga mengandung pesan serta amanat untuk para pembaca.

Jadi, kita tidak hanya terhibur saat membacanya, kita pun bisa menerapkan setiap pesan yang tersirat dalam kehidupan sehari-hari. Ingin tahu lebih banyak tentang cerpen? Simak ringkasan singkat struktur cerpen dan unsur intrinsik yang dilansir dari Dianisa.com berikut.

Struktur Cerpen

Struktur dalam sebuah cerpen sangat diperlukan saat menyusunnya. Beberapa elemen dasar untuk membangun cerpen ialah sebagai berikut:

Abstrak

Pertama, ada abstrak yang merupakan pemaparan gambaran awal dari cerita yang dikisahkan. Biasanya, elemen ini digunakan sebagai pelengkap cerita.

Oleh sebab itu, abstrak dalam sebuah cerpen bersifat opsional. Bisa diberi atau tidak ada abstrak pun tidak terlalu berpengaruh pada sebuah cerpen.

Orientasi

Orientasi pada cerpen menjelaskan tentang latar ceritanya. Seperti waktu, suasana dan tempat atau lokasi yang digunakan sebagai penggambaran dalam sebuah cerpen.

Komplikasi

Pada elemen komplikasi, dijelaskan struktur yang berkaitan dengan pemaparan awal masalah yang akan tokoh hadapi. Watak dari tokoh juga dijelaskan pada elemen satu ini.

Elemen satu ini juga menjelaskan urutan kejadian atau peristiwa yang berhubungan dengan sebab akibat.

Baca Juga  Berbagai Ungkapan Perasaan dalam Bahasa Inggris

Evaluasi

Pada bagian evaluasi dalam sebuah cerpen, terjadi konflik masalah yang semakin memuncak. Konflik yang terjadi mulai menuju klimaks dan mendapatkan penyelesaian atas masalah tersebut.

Resolusi

Resolusi adalah bagian akhir permasalahan yang terjadi pada cerita pendek. Bagian ini memuat penjelasan dari pengarang mengenai solusi permasalahan yang dialami tokoh.

Koda

Sebelumnya, sempat dibahas dalam sebuah cerpen juga terdapat pesan atau amanat. Nah, pesan moral atau nilai pada sebuah cerpen terdapat di bagian koda. Pesan moral yang disampaikan tentunya sesuai dengan jenis cerpen yang dibuat oleh pengarang.

Unsur Intrinsik Cerpen

Selain struktur, cerpen juga memiliki suatu unsur pembentuk yang wajib ada di dalam cerpen itu sendiri.

Unsur tersebut disebut sebagai unsur intrinsik, yang mana akan membangun kisah cerita yang ingin pengarang sampaikan. Berikut ini adalah beberapa unsur intrinsik sebuah novel, antara lain:

Tema

Sebuah cerpen harus menyertakan tema cerita. Sebab, tema menjadi unsur utama yang ingin pengarang tuangkan pada kisah ceritanya.

Alur atau Plot

Alur atau juga disebut dengan plot adalah urutan peristiwa pada sebuah cerpen. Umumnya, alur atau jalan cerita pada cerpen diawali dengan perkenalan, konflik masalah dan terakhir adalah penyelesaian.

Alur cerita terbagi dalam beberapa jenis, yakni alur maju, alur mundur dan alur campuran. Alur campuran ini menggabungkan antara alur maju dan alur mundur.

Setting

Unsur selanjutnya setting, yakni penjelasan mengenai latar atau tempat, waktu dan suasana yang terjadi pada cerpen tersebut.

Tokoh

Tokoh adalah pemeran yang diceritakan dalam sebuah cerpen. Umumnya, tokoh terdiri dari pemeran utama dan pemeran pendukung.

Watak

Watak adalah penggambaran sifat dari pemeran atau tokoh dalam cerpen. Watak terdiri atas tiga jenis, yakni protagonis atau baik, antagonis atau jahat serta netral.

Baca Juga  Tenang Bunda, Ini Cara Tepat Menghadapi Anak yang Tantrum

Sudut Pandang (Point of View)

Sudut pandang atau yang lebih dikenal dengan nama point of view adalah cara pandang pengarang ketika menceritakan kisah pada sebuah cerpen. Sudut pandang terbagi menjadi dua bentuk, yaitu sudut pandang orang pertama yang terdiri dari pelaku utama (‘aku’ adalah tokoh utama) dan pelaku sampingan (‘aku’ menceritakan orang lain).

Sementara sudut pandang orang ketiga terdiri dari si serba tahu (‘dia’ yang menjadi tokoh utama) dan pengamat (‘dia’ menceritakan orang lain).

Amanat

Unsur terakhir adalah amanat, yakni pesan moral yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada pembaca. Pesan moral ini biasanya disampaikan dalam bentuk tersirat maupun tersurat.

Itulah ulasan ringkas mengenai struktur dan juga unsur intrinsik sebuah cerpen. Bagi yang ingin mengetahui apa itu cerpen secara lengkap serta contoh cerpen singkat untuk kebutuhan tugas maupun lainnya, bisa langsung mengunjungi laman dianisa.com. Semoga bermanfaat, ya!

Bagikan: