Setiap kuliner atau penganan pasti punya cerita dan sejarah—yang sering kali panjang dan bertalian satu sama lain. Begitu juga dengan sate (satai), yang menurut beberapa versi sejarah, mungkin dipengaruhi atau dibawa oleh pedagang muslim Tamil dan Gujarat atau juga dari pedagang asal Tiongkok. Terlepas itu, sate khas Indonesia ada banyak jenisnya, bergantung dari asal daerahnya. Ini dia daftarnya!
1. Sate madura
Jenis sate yang pertama dan paling banyak tersebar di seluruh penjuru Indonesia adalah sate madura. Sate asal Madura, Jawa Timur, ini terbuat dari daging ayam atau kambing, memiliki rasa yang manis, dan biasanya disajikan dengan lontong dan bumbu saus kacang atau kecap dicampur irisan bawang merah dan cabai rawit.
2. Sate maranggi
Yang kedua ada sate maranggi dari Purwakarta, Jawa Barat. Ini merupakan jenis sate dari daging kambing yang dibumbui rempah sebelum dibakar. Sate maranggi umumnya disajikan dengan potongan tomat dan irisan cabai. Sate ini belum terlalu umum dan tersebar seperti sate madura.
Kalau kamu ingin merasakan cita rasa sate maranggi yang asli, sebaiknya kamu mencoba langsung di Purwakarta—terutama jika kamu masih memiliki asuransi sehingga bisa mendapatkan manfaat Asuransi Perjalanan, seperti tanggungan biaya pengobatan apabila jatuh sakit saat liburan.
3. Sate padang
Berikutnya ada sate padang, terbuat dari daging sapi atau kambing yang dipotong kecil-kecil lalu direbus bersamaan dengan bumbu sebelum dibakar di atas api. Sate padang disajikan dengan lontong dan saus kuning kental yang terbuat dari tepung beras, kaldu sapi, dan rempah khas masakan minang. Jangan lupa tambahkan keripik pedas agar semakin menggugah selera, ya!
4. Sate klathak
Sate klathak berasal dari Yogyakarta. Jenis sate ini terbuat dari daging kambing yang dibumbui dengan garam dan lada lalu dibakar di atas bara api menggunakan tusukan besi alih-alih bambu. Penggunaan jenis tusukan ini membuat daging sate klathak lebih masak dari bagian dalam. Selain itu, sate klathak juga disajikan dengan gulai yang kaya akan rempah-rempah, sehingga membuatnya beda dengan jenis sate lainnya.
5. Sate lilit
Yang terakhir ada sate lilit. Sate khas Bali ini terbuat dari daging babi, ikan, sapi, dan kura-kura yang dicincang dan dihaluskan. Cincangan daging ini kemudian dicampur dengan bumbu khas Bali lalu dililit ke batang serai atau batang tebu sebelum dipanggang.
Nah, itulah dia beberapa jenis sate khas Indonesia. Buat dapatkan cita rasa sate yang paling otentik, tentu idealnya kamu mencoba langsung di daerah asalnya. Jangan lupa sebelum pergi berlibur buat lengkapi diri kamu dengan Asuransi Perjalanan agar kamu terlindungi berdasarkan manfaat Asuransi Perjalanan yang ditawarkan produk asuransi tersebut. Selamat berlibur!





