Memberi PR Anak TK – Bunda pasti pernah menemani si kecil yang masih menjadi anak TK untuk mengerjakan setumpuk PR yang guru berikan sebagai ‘bekal’ libur panjang. Memang tidak aneh sih. Karena, wajar bagi anak sekolah mendapatkan PR dari gurunya.

PR atau sekarang disebutnya sebagai Lembar Kerja Siswa bagi anak TK dapat berupa lembar kerja menulis ulang atau mewarnai huruf, angka, nama diri, dan sebagainya. Yang namanya PR, kemungkinan hampir semua orang tidak menyukainya.

Saat ini, kata dokter spesialis anak di Blitar, ada sebagian orang tua yang tidak setuju dengan ide memberikan PR kepada anak TK. Meski begitu, jumlah yang setuju dengan memberi PR anak TK juga tidak kalah banyak. Biasanya, alasan dari orang tua yang setuju dengan adanya PR ini agar anak mereka mau belajar.

Selain itu, orang tua juga khawatir jika anak-anak mereka terlambat belajar dasar menulis dan membaca. Karena, hal ini bisa menyebabkan anak juga bisa terlambat masuk sekolah dasar. Akibat lebih jauhnya, anak-anak mereka bisa terhambat prestasinya daripada anak-anak lain di sekolah.

Namun, pertanyaan pentingnya, perlukah anak-anak TK mendapatkan PR atau Lembar Kerja Siswa? Perlukah si kecil mengenal dan mengerjakan PR di tahapan awal pendidikan formal mereka? Yuk simak penjelasan dari Gurunda.com di bawah ini!

Faktanya, Tanpa Memberikan PR untuk Anak TK, Mereka akan Belajar Lebih Baik Lagi

Penelitian yang para ahli lakukan, menemukan bahwa pada tiga tahun pertama usia anak merupakan masa-masa kritis bagi pertumbuhannya kelak. Hal ini mengartikan bahwa pendidikan untuk anak TK sebaiknya fokus pada bagaimana anak-anak belajar melalui permainan yang guru berikan.

Baca Juga  Manfaat Syndrome Lucky Girl Serta Dampaknya

Menurut dokter anak Blitar, dengan permainan tersebut, anak diharapkan dapat mengembangkan soft skills seperti keterampilan bersosialisasi, keterampilan emosi, leadership, teamwork, dan sebagainya. Anak juga akan memposisikan kegiatan belajar sebagai suatu kegiatan yang menyenangkan.

Anak-anak TK sebenarnya lebih mudah belajar saat guru juga aktif terlibat dalam proses belajar mereka. Untuk itulah, memberi PR anak TK bukan suatu hal yang tepat. PR yang guru berikan pada level perkembangan kognitif ini, hanya akan membuat pembelajaran menjadi pasif. Makanya, PR untuk anak TK atau pra-sekolah bukan ide yang baik.

Meski memberi PR anak TK terbukti tidak tepat, namun menurut beberapa orang tua PR masih mempunyai sisi baik, di antaranya membuat anak-anak merasa menjadi pelajar, membantu belajar disiplin, dan manfaat baik lainnya.

Bagikan: